HUBUNGI KAMI

Mari Terhubung dengan KUPASI.

Punya pertanyaan, ingin berkolaborasi, atau tertarik bergabung? Kami senang mendengar dari Anda.

KONTAK KAMI

Hubungi Tim KUPASI.

Ada pertanyaan atau butuh bantuan? Isi formulir di bawah ini, atau hubungi kami langsung melalui email kupasi.official@gmail.com dan WhatsApp 0877-9672-6200.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Beberapa pertanyaan umum seputar KUPASI dan keanggotaan. Tidak menemukan jawaban yang Anda cari? Hubungi kami langsung.

KUPASI (Komunitas Penulis Asuransi Indonesia) adalah satu-satunya komunitas penulis asuransi di Indonesia, berdiri sejak 2012. Kami mewadahi penulis untuk berkarya dan berbagi gagasan guna meningkatkan literasi asuransi — sejalan dengan misi “Mencerdaskan, Mencerahkan”.

Praktisi, eksekutif, akademisi, jurnalis, aktivis literasi keuangan, hingga siapa pun yang tertarik menulis tentang asuransi. KUPASI terbuka untuk umum.

Isi formulir pendaftaran di halaman Keanggotaan. Tim kami akan menghubungi Anda melalui email atau WhatsApp untuk proses selanjutnya.

Wadah untuk berkarya dan mempublikasikan tulisan, jejaring dengan praktisi dan tokoh industri di bawah naungan Dewan Asuransi Indonesia (DAI), serta kesempatan terlibat dalam seminar, kegiatan, dan kolaborasi KUPASI.

Tidak. Meski banyak anggota berasal dari industri asuransi, KUPASI terbuka bagi siapa pun yang punya minat dan komitmen menulis seputar asuransi dan literasi keuangan.

Informasi mengenai keanggotaan dan kontribusi akan disampaikan oleh tim kami saat proses pendaftaran. Silakan hubungi kami untuk detailnya.

Anggota dapat mengirimkan tulisan melalui kanal redaksi KUPASI. Hubungi kami di kupasi.official@gmail.com atau melalui formulir di halaman ini untuk informasi pengiriman naskah.

Ya. KUPASI rutin mengadakan seminar, webinar, diskusi, dan kolaborasi seputar asuransi — termasuk program unggulan seperti Bulan Menulis Asuransi.

KUPASI Bukan Sekadar “Wadah Menulis”

Pada 10 Januari 2013, di Auditorium LIPI Jakarta, Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI) dideklarasikan dengan satu keyakinan: industri asuransi Indonesia membutuhkan suara. Bukan sekadar suara yang menulis tentang premi dan polis, melainkan suara yang berani berpikir, menggagas solusi, serta duduk satu meja dengan para pembuat kebijakan.

“Menjadi pemimpin dalam penyampaian gagasan (opinion leader) dan solusi asuransi dan manajemen risiko bagi publik serta perumusan kebijakan asuransi nasional.”

Visi itu berdiri di atas tiga pilar: pemimpin gagasan, pemberi solusi, dan mitra strategis dalam perumusan kebijakan. Dari sanalah lahir tagline “Mencerdaskan, Mencerahkan.” Literasi dipandang bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sarana membangun pemahaman publik sekaligus mendorong lahirnya kebijakan asuransi yang lebih baik.

Sejak awal KUPASI dirancang sebagai rumah bagi para ahli asuransi—aktuaris, praktisi, akademisi, dan jurnalis—untuk mengkaji isu strategis seperti risiko bencana, perlindungan masyarakat, dan inklusi keuangan, lalu menyampaikannya kepada regulator sebagai sparing partner yang konstruktif. Frekuensi bencana yang meningkat dan protection gap yang masih lebar menuntut ruang diskusi yang diisi pemikiran kredibel.

Dalam perjalanannya, KUPASI menghadapi berbagai dinamika, termasuk perbedaan pandangan dengan regulator dalam sejumlah isu strategis. Dinamika itu justru menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk tetap menyampaikan gagasan yang independen dan konstruktif.

KUPASI tidak lahir untuk sekadar menjadi wadah berkumpul. Cita-citanya lebih besar: mengubah cara bangsa Indonesia memandang risiko melalui gagasan, literasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan industri asuransi nasional.

12 Pendiri KUPASI

Pada 30 Agustus 2012, di ruang rapat komisaris AJB Bumiputera 1912, 12 penulis asuransi dan keuangan menyepakati pendirian KUPASI. Nama mereka tercantum dalam Mukadimah Anggaran Dasar (urutan abjad):

Ana Mustamin · Arman Jufri · Freddy Pieloor · Hasbullah Thabrany · Herris B. Simanjuntak · Hotbonar Sinaga · Irvan Rahardjo · Kapler A. Marpaung · Kasir Iskandar · Mucharor Djalil · Munawar Kasan · Sugiharto.